|
Persembahan SHOUHAR Untuk Kemenangan SBY-BOEDIONO |
|
Tidak ada hentinya tim nasyid yang dikomandani Ketua DPW PKS Jawa Barat H.Taufiq Ridha ini mempersembahkan karya terbaiknya untuk memberikan semangat perjuangan bagi para kader dakwah. Spesial dalam memenangkan pasangan SBY-BOEDIONO, nasyid dengan judul Bersama Kita Lanjutkan pun digubah. FIle MP3 nasyid ini mulai ramai beredar di internet. Tulis Komentar (1 comments) |
|
Baca Selanjutnya...
|
|
Pemain Persib Ramaikan Pawai Kampanye SBY-Boediono |
|
Bandung - Belasan mobil tim kampanye SBY-Boediono pawai
simpatik dengan berkeliling Kota Bandung, Selasa (30/6/2009). Untuk menarik
perhatian warga, tim kampanye membawa pemain belakang Persib Nova Arianto dalam
pawainya. Tulis Komentar (0 comments) |
|
Baca Selanjutnya...
|
|
Wasiat Asy-Syahid Dr. Abdullah Azzam Untuk Istrinya |
|
Wahai
Ummu Muhammad! (Istri Abdullah Azzam) Semoga
Allah membalasmu dengan kebaikan sebanyak-banyaknya atas apa yang telah engkau
lakukan kepadaku dan kepada kaum Muslimin. Engkau telah bersabar hidup bersamaku setelah sekian lama merasakan manis
pahitnya kehidupan. Engkau telah memberikan dukungan yang sangat berarti bagiku
untuk berjalan di atas perjalanan yang penuh berkah ini dalam berjuang di medan
Jihad Tulis Komentar (0 comments) |
|
Baca Selanjutnya...
|
|
|
Ustadz Tif : Menangkan SBY-Boediono, Raos Pisan ! |
|
Presiden PKS Tifatul Sembiring memulai sambutannya dengan
pantun, "mawar putih sematkan dibaju
tambah hati rasa bahagia kalau ingin Indonesia maju pilih saja si nomer
dua". Presiden partai yang suka berpantun ini menegaskan bahwa kader PKS
solid dalam memenangkan pasangan ini. Ia menginstruksikan agar seluruh pengurus
dari semua tingkatan kader dan simpatisan agar segera bekerja secara optimal
untuk memenangkan pasangan SBY-Boediono pada pilpres 8 Juli 2009. Tulis Komentar (3 comments) |
|
Baca Selanjutnya...
|
|
|
Kisah Nyata, Kisah ini bermula saat saya tinggal di Rancaekek, Kabupaten
Bandung. Saat itu istri saya baru melahirkan anak yang kedua, bertepatan pada hari
ketiga usia anak saya bersamaan dengan jadwal liqo rutin. Ada rasa berat meninggalkan istri yang masih
lemah, dan anak yang masih harus dirawat secara khusus karena berat badannya
minim ditambah lokasi liqo' yang berada di Kota Bandung, sedangkan acaranya
malam hari, praktis saya harus menginap di Kota Bandung. Tulis Komentar (16 comments) |
|
Baca Selanjutnya...
|
|
|
|
<< Start < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Selanjutnya > End >>
|